Tampilkan postingan dengan label CORETAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CORETAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 April 2012

UNTUK KALIAN YANG SELALU ADA UNTUKKU....

Mungkin saat ini ku tak berarti untuk kalian..
mungkin saat ini kalian tak menganggapku ada
bahkan...
mungkin saat ini kalian tak melihat senyum itu dariku
saat kalian kan bertanya disekeliling..
namun..
ku akan tetap tersenyum hingga sinar matahari
tak sanggup lagi menyinari bumi..
meski cahaya bulan tak mampu lagi menyinari kegelapan malam..
ku akan menjadi apa yang kalian butuhkan..
karna ku ingin menjadi apa yang kalian inginkan..
hingga kalian mampu menyadari kehadiranku di antara kalian...
makasih karna kalian telah menjadi semangat baru buat hidupku...

SEnyum


hidup takkan selamanya berarti
saat ku tak mampu lagi bernafas
ku ingin hal itu kan memberikan kekuatan buatku
hingga ku mampu bangkit
dan memberikan cahaya kehidupan
buat dunia yang hampa dalam kegelapan
agar ku mampu tetap tersenyum buat dunia
tersenyum buat mereka
dan....
tersenyum untuk jiwa dan hidupku...

MAHASISWA

Mahasiswa merupakan harapan bangsa yang dengan pola pikir yang idealis seringkali meneriakkan adanya perubahan. Menuntut kebijakan pemerintah bagi masyarakat. Yang sering kali pemerintah mengabaikan janji-janji yang telah mereka berikan. Mahasiswa memiliki peranan penting bagi arah masa depan bangsa ini, mereka sengaja dicetak di bangku perkuliahan dengan segala ilmu yang nantinya dapat mereka terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebelum ataupun sesudah mereka di wisuda. Hal ini merupakan sebuah tanggung jawab yang besar bagi para mahasiswa, mereka harus berpikir keras tentang arah perubahan yang madani bagi masyarakat.

          Tetapi yang sangat disayangkan adalah kenyataan mahasiswa masa kini, semakin maju dan berkembangnya zaman ini malah membuat pikiran idealis mereka menjadi tumpul. Yang terjadi saat ini adalah mahasiswa menjadi semakin apatis, mereka tidak lagi peduli tentang isu-isu sosial yang sedang berkembang di lingkungan kampus, tempat tinggal bahkan isu-isu yang berkembang dalam pemerintahan. Memang masih ada juga mahasiswa yang peduli tetapi itu tidak sebanyak dengan kelompok apatis. Tidak salah jika tujuan mereka untuk kuliah agar nantinya dapat memperoleh masa depan yang menjanjikan tetapi yang menjadi permasalahan disini adalah sikap ketidakpedulian mereka terhadap nasib bangsa ini nantinya. Ada juga mahasiswa yang hanya sekedar kuliah agar mendapatkan gelar sarjana dengan cara instan atau alasan yang menggelikan adalah mencari jodoh. Banyak fakta yang terjadi ketika mahasiswa itu harus mengerjakan tugas akhir atau skripsi sebagai bagian pencapaian gelar sarjana, hal yang kemudian dilakukan oleh “mahasiswa ndableg” ini adalah mencari “jasa pembuatan skripsi” sungguh memilukan melihat kenyataan ini. Atau cara lain yang juga sangat menggelitik dan amat marak akhir-akhir ini dengan mem-plagiat karya orang lain untuk dijadikan bahan akhir tugas mereka.
          Ketumpulan pada idealisme juga terjadi pada mahasiswa yang seringkali mengaku bahwa dirinya dan organisasi yang menaunginya adalah benar-benar aktivis sejati. Mereka rajin melakukan aksi “turun ke jalan” untuk berorasi dalam demo dan meneriakkan seabrek tuntutan yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan sikap tersebut karena mahasiswa disebut sebagai seorang agent of change namun akan menjadi masalah jika demo atau unjuk rasa yang mereka lakukan harus di nodai dengan tindakan anarkis. Baru-baru ini ditayangan berita hampir disemua stasiun televisi dapat kita saksikan aksi mahasiswa berdemo dan terlibat perkelahian dengan aparat keamanan,sangat disayangkan manusia berpendidikan harus terlibat perkelahian yang ditonton 200juta jiwa bangasa ini. Dari semua kejadian ini Indonesia tidak akan disebut sebagai bangsa yang ramah, sopan santun dan berbudi luhur. Agaknya itu menjadi pesoalan bagi semua masyarakat bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis identitas ini. Sekali lagi ini merupakan tugas berat mahasiswa sebagai agent of change, perubahan mendasar yang harus segera dilakukan adalah mahasiswa mampu melihat segala persoalan bangsa ini sebagai proses pembelajaran yang harus diselesaikan dengan kepala dingin dan berpatokan pada idealisme mahasiswa.

SEPI YANG TAK BERUJUNG

15 Februari 2012 pukul 11:11 ·


Senja begitu sepi, seakan tak memiliki arti
aku diam dan tak memahami sepi ini
sepi yang menyiksa pikiran dan mengusik lamunanku
lamunan tentang dirimu yang telah pergi
pergi tanpa kata
meninggalkanku tanpa makna
kemanakah engkau pergi ?
mengapa engkau menghilang?
kau pergi bagaikan angin
yang tak menyisakan jejak sedikit pun

aku pergi takkan lama
karna kepergianku adalah yang terbaik
kupergi untuk berfikir
tindakan apa yang akan kulakukan selanjutnya
dan semoga bisa lebih baikYah..mungkin ini sudah menjadi takdirku
aku hanya bisa pasrah pada sang pencipta
karena..semua sudah diatur oleh yang kuasa

GORESAN TANPA MAKNA

15 Februari 2012 pukul 10:54 ·


Cahaya bintang bagai malaikat senja
gerimis siang ini memberikan perubahan alam
pohon  yang rindang dalam kedamaianbunga yang indah memberikan ketentraman
rumput yang hijau dalam ketenangan
Air yang mengalir bagai cinta
angin memberikan  kesejukan
menyatu diantara pintu negeri ini..
kutorehkan tinta pulpen pemberian ibu pada secarik kertas suci
mengharap kasih sayang bagai berlian yang berkilau
seakan menjadi seni yang kotor dimata mereka yang tak mengengetahuinya
lantai yang bermandikan hujan yang jatuh bagai kue dari langit.

CINTA TANPA MATA

15 Februari 2012 pukul 11:30

gerimis mengawali sereku. tetapi hal ini tidak mengurangi niatku untuk tetap beraktivitas. karena inilah kebutuhanku. dan aku tak memiliki kekuatan sedikitpun untuk menolaknya. aku melakukan dan terus melakukannya, aku tak menghiraukan yang ada disekelilingku. hingga aku pun terjatuh. aku akan bangkit dan berlari. rasa malu menggelayuti pikiranku. akupun bernyan yi .."malu..aku malu..pada semut merah".rasa ini hanya bisa kutahan. hingga seakan memaksaku untuk meluapkannya. namun, aku siram ketersiksaan ini dengan cinta. karena cinta adalah penawar segalanya. penawar apapun yang mengganggu hidup ini. dan, lagi-lagi cinta mampu membuat segalanya bisa  berubah. cinta memang gila. tapi, jangan sampai hanya karena cinta  kita menjadi gila. karna meskipun tanpa cinta, hidup akan tetap berlanjut.
18 Februari 2012
Sepi itu kembali menghampiriku
Sepi itu datang menghadangku
Merebut kedamaian dalam hatiku
Seakan tak lagi memberi ruang untukku melangkah
Membuatku seakan terjatuh
Terhempas dalam ruang tak berdasar
Menjadi sosok yang tak lagi mengenal raga
Kuingin bangkit

Kuingin berdiri..
kuingin berlari..
Namun, ,,
keinginan itu hanyalah  khayalan
mimpi yang seakan nyata...
tak ada lagi cerita
bumi seakan menertawakanku
hidup seakan mempermainkanku
kemanakah kuharus pergi
dimanakah kuharus berpijak..

Sabtu, 18 Juni 2011

deraian malam



Secercah cahaya malam ini menemani
Untaian kata demi kata yang tergores
Dalam secarik kertas kehidupan..
Gemercik air hujan yang kian tak terdengar
Seakan menyaksikan indahnya malam
Namun ..
Angin yang berhembus tanpa henti
Mengiringi alunan coretan tinta dalam secarik kertas.
…….
…….
Sampai kapan hidup seperti ini ?
Sampai kapan kita tertindas dalam sangkar sendiri ?
Akankah kita mampu bergegas pergi ?
Mampukah kita berusaha melawan ?
Akankah kita mampuh menorehkan coretan tinta putih dalam secarik kain hitam itu ?
Apa mungkin kita akan selamanyseperti ini ?
            Hanya kita yang tahu..
            Hanya kita yang mampu..
            Hanya kita yang bisa..
            Dan ..
Semua karna kita..
            semua untuk kita ..
Karna itu kita yang tahu..dan
 kita yang mampu…
…………………………………..
           

Ntah harus berkata apa



Hidup dalam bayang-bayang masa lalu
Terperangkap hingga jalan yang nyata
Tak mampu terlihat..
Hingga cahaya yang bersinar
Tak mampu lagi menyinari..
 Saat tetesan demi tetesan air mata dijadikan kebohongan
Tak akan pernah sanggup tuk mengungkapkan segalanya..

Saat coretan-coretan luka
Tak mampu lagi memenuhi lembaran kalbu..
Hanya tetesan kebohongan yang kan selalu jadi alasan
Tuk menutupi luka yang tak tersampaikan…